Senin, 02 November 2009

LOMBA BELA NEGARA: Lampung Pulang tanpa Prestasi

BANDAR LAMPUNG (Lampost): Persiapan minim pada Lomba Gelar Prestasi dan Bela Negara menyebabkan tim Lampung pulang dengan tangan hampa. Dari empat lomba; debat bahasa Inggris, lomba bahasa Indonesia, karya ilmiah siswa (KIS) dan bela negara, tidak ada satu pun tim masuk 10 besar.

Kepala Bidang Pendidikan Menengah dan Tinggi (Kabid Dikmenti) Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Ria Andari mengaku kecewa dengan hasil tersebut. "Hasil ini akan kami jadikan pemacu untuk memersiapkan diri lebih baik lagi tahun depan," kata Ria, di Bandar Lampung, Minggu (1-11).

Dia mengatakan tim daerah lain memiliki persiapan yang matang. Hal ini terlihat saat mereka tampil pada lomba. Saat lomba debat bahasa Inggris, misalnya, tim Lampung hanya fokus pada materi soal. Padahal dalam debat, peserta harus mampu memberikan jawaban yang argumentatif dan mampu meyakinkan baik lawan maupun dewan juri.

Demikian pula pada lomba bahasa Indonesia, tim dari Lampung masih tergagap saat mengikuti lomba debat. Demikian juga saat mengikuti uji kemampuan berbahasa Indonesia. "Kami akan mempersiapkan tim jauh-jauh hari sebelumnya. Karena juara tidak datang tiba-tiba, namun dengan persiapan matang," kata dia.

Sementara itu pada lomba KIS, tema yang diangkat pembuatan kerupuk berbahan dasar rumput laut belum berhasil mengungguli tim lawan sebab belum memiliki keunggulan di mata dewan juri. Selain itu presentasi dari tim lawan yang menggunakan bahasa Inggris membuat poin untuk Lampung makin berkurang.

Sedang dalam lomba bela negara yang terdiri dari loma seni, teknologi, outbound, dan presentasi juga belum mampu unjuk gigi. Sebab, kemampuan individu tim masih lemah. "Ke depan kami akan mempersiapkan diri lebih baik lagi, sebab ini sudah menjadi agenda tahunan," kata dia.

Selain itu, Lampung akan memperkuat tim dengan mengikuti lomba bahasa Prancis, Jerman, dan Mandarin.

Tidak ada komentar: